Entri Populer

Tuesday, October 7, 2014

Ranu Kumbolo

Siapa sih yang gak tau Ranu Kumbolo bagi kalian yang suka traveling. Danau yang mempesona di antara pegunungan yang memberi kesan tersendiri bagi kalian pecinta alam. Danau yang menjanjikan keindahan, ketenangan, dan kesejukan bagi siapa saja yang berada di sana. Danau yang memiliki luas kurang lebih sekitar 15 hektar dan memiliki keindahan yang begitu mempesona membuat kita ingin selalu pergi ke sana. Danau yang luar biasa memang.
 Kita saat itu berangkat bersama 10 orang dan berangkat dari Kota Malang sore hari sekitar pukul 16.00, tiba di sana sekitar 18.30. Pada saat itu memang lagi tidak bersahabat sekali, disetiap perjalanan kita ditemani rintihan hujan yang mengguyur tubuh kita. Kabut juga tidak mau ketinggalan menemani perjalanan kita. Sungguh perjalanan yang uar biasa menurut saya dengan jarak pandang hanya sekitar 5 meter ke depan. Setiba di Ranu Pane, kita bermalam di pos perijinan yang lama dan sekarang memang sudah tidak dipakai hanya dipakai ketika ada evakuasi korban yang meninggal dan menunggu ambulance. Awalnya sih saya tidak tahu kalo di sana tempat evakuasi korban. Memang tempatnya yang kotor dan agak mistis sih sebenarnya.Tak berpikiran aneh aneh kita langsung saja membuat makan ringan dan bergegas tidur.
Esok harinya memang hari yang ditunggu-tunggu, hari dimana saya pertama hiking. Rasa penasaran selalu menyertai perjalananku. Setelah sarapan dan siap, kami bergegas menuju pos perijinan Ranu Pane dan mendata setiap anggota kita. Saat itu sekitar pukul 08.00. Setelah perijinan beres, kami langsung bergegas hiking. Jalur yang kita lewati melalui jalur Watu Rejeng, yaitu Ranu Pane, Landengan Dowo, Watu Rejeng dan Ranu Kumbolo. Kita juga melewati 4 pos yang memiliki tantangan tersendiri di setiap posnya. Menuju ke pos pertama terasa agak berat ketika melewati pintu gerbang pendakian, jalanan yang landai membuat nafas kita terengah-engah. Perjalanan masih jauh kawan. Setelah sampai di pos 1, kita langsung bergegas ke pos 2 dan sayangnya lagi-lagi hujan menemani perjalanan kita. langsung saja kita memakai jas hujan masing-masing. Perjalanan semakin terasa berat ketika melewati pos 2 menuju pos 3. Tapi beratnya perjalanan terbayar lunas dengan pemandangan yang disuguhkan. Pemandangan bukit, pohon dan jurang yang mengesankan menurutku. Di sepanjang jalan tak luput juga banyak pohon tumbang dan semak-semak yang menghadang kita. Terkadang kita harus sampai merunduk untuk melewatinya. Tak terasa 3 jam sudah melewati perjalanan dan sampailah di pos 3. Kita langsung menghangatkan diri di pos 3, karena memang hujan bertambah deras. Setelah merasa cukup, kita langsung berangkat melanjutkan perjalanan. Pos 3 WOW jalannya naik, awas kaki kram ketika melewati pos 3 menuju pos 4. Disarankan bagi pemula agar tidak memaksakan perjalanan, istirahatlah ketika kaki anda benar-benar merasa lelah. Banyak pendaki yang kakinya kram di jalur ini. setelah 1 jam setengah berjalan akhirnya kita sampai juga di Ranu Kumbolo, surga yang tersembunyi di balik pegunungan.
Subhanallah indahnya ciptaanMu, kalimat pertama itu yang pertama kali saya ucapkan. Di sini kita bagi tugas, ada yang mendirikan tenda dan ada juga yang menjaga tas kita di pondok dekat Ranu Kumbolo tersebut. Karena cuaca yang masih hujan sementara tas dan perlengkapan ditaruh di sana dulu. Setelah tenda berdiri kita bergegas memasukkan barang-barang agar tidak kehujanan. Hujan tidak mau berhenti sampai pukul 19.00. Sampai akhirnya kita masak dan makan malam akhirnya hujan mulai reda. Gak sempet buat api unggun dan bercanda ria bersama teman-teman dikarenakan di sana masih gerimis. Suasana yang sayang sekali dilewatkan. Tak apalah kita akhirnya memutuskan masuk tenda dan beristirahat melepas lelah sepanjang perjalanan. 
Setelah mentari muncul tak sabar aku ingin melihat indahnya dunia, langsung keluar tenda dan minum air dari Ranu Kumbolo tersebut, rasanya segar banget tak ada duanya dengan air mineral lain. Yang membuat saya kagum pemandangan dari tanjakan cinta yang menghadap langsung ke Ranu Kumbolo, indahnya luar biasa. Setelah sarapan pagi kita langsung bergegas pulang, takut cuaca tidak mendukung lagi seperti kemarin kalo kita kesorean. Sekian cerita pendekku dari Surga yang Tersembunyi Ranu Kumbolo. TERIMA KASIH BUMIKU KAU BEGITU INDAH DAN MENGESANKAN. JAGALAH BUMI KITA, HARGAILAH CIPTAAN-NYA :)
Tunggu perjalananku selanjutnya di Pulau Dewata Bali.
Kita menerima jasa trip Pantai Malang Selatan. Jika anda berminat hubungi kami:
diwanggaandy15@gmail.com












No comments:

Post a Comment