Entri Populer

Sunday, November 15, 2015

Coban Ciblungan, Ampelgading Kab. Malang

Hai temen-temen, kali ini aku akan memposting air terjun yang tersembunyi di Malang. Coban Ciblungan, coban merupakan nama lain dari air terjun. Tempat ini berada di Ampelgading dekat dengan PLTA Ampelgading. Dari pusat kota Malang membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 3 jam. Ampelgading ini merupakan perbatasan antara Kabupaten Malang dengan Lumajang. Rute jalannya sih lumayan rumit tapi jalannya dijamin mulus deh. Arah jalannya menuju ke Dampit dan lurus aja sampai masuk daerah Ampelgading. Setelah memasuki pasar Ampelgading tengoklah ke kanan jalan arah masuk ke PLTA Ampelgading. Ikuti jalan lurus sampai kalian menemukan balai desa, lah sebelum balai desa pas itu ada belokan ke kiri. Belok kiri lurus aja sampai kalian menemukan petunjuk jalan masuk ke Coban Ciblungan. Air terjunnya tidak terlalu besar sih, di situ juga dibuat untuk pembangkit listrik tenaga air. Tempatnya masih sepi hampur tidak ada pengunjung kecuali warga sekitar. Air bening dan dingin menambah keindahan air terjun ini. 


Kedalamannya juga hanya sekitar paha orang dewasa jadi aman dibuat renang. Karcisnya hanya 5 ribu per orang, biaya parkir 2 ribu per sepeda motor. Warga sekitar Dampit hampir tidak mengetahui Air Terjun ini, jadi kalo mau bertanya mending tanya aja arah ke PLTA Ampelgading. 







Oh iya di sekitar air terjun ciblungan ya ada air terjun kecil lagi. Aliran airnya lebih deras dibandingkan air terjunciblungan. Ini nih penampakannya hehe



Bagi kalian yang ingin diantar ke Pantai Malang Selatan dan Gili Labak Madura bisa hubungi saya di nomor 08813133686 atau ke email diwanggaandy15@gmail.com.


Sunday, August 30, 2015

Pantai Clungup, Malang



Hai teman-teman, kali ini aku akan menceritakan perjalananku ke Pantai Clungup. Langsung saja ya simak baik-baik hehe. Pantai Clungup merupakan pantai yang terletak di Kabupaten. Malang selatan desa tambakrejo. Pantai ini masih di area Konservasi Sendang Biru jadi dekat banget sama sendang biru. Rute jalannya kalau dari Kota Malang kalian harus melewati Turen. Banyak arah jalannya kok aku jamin gak bakalan nyasar deh. Setelah Turen kalian akan menemukan pertigaan ke kanan menuju Sendang Biru. Ikuti jalan itu terus sampai kalian menemukan arah jalan ke Sendang Biru selanjutnya.
Butuh waktu sekitar 2 jam kalau dari Kota Malang itu sih kalau gak nyasar-nyasar ya.
Setelah kalian menemukan arah jalan lurus ke Sendang Biru kalau ke kanan Goa Cina ambillah kanan menuju Goa Cina. Lalu tengok kiri jalan arah menuju Pantai Clungup. Setelah kalian belok kiri ke arah Pantai Clungup, kalian akan menemukan Bank BRI kiri jalan lah depan Bank BRI itu ada jalan kecil masuk menuju Pantai Clungup. Setelah masuk jalan kecil itu lurus saja sampai kalian menemukan parkir sepeda motor. Oh iya bagi kalian yang bawa mobil parkirnya di depan Bank BRI situ ya gak bisa masuk karena jalannya kecil hanya cukup buat motor. Bagi kalian yang bawa motor dan gak suka jalan kaki diharapkan kalian parkir sepeda di tempat wisata Pantai Clungup saja kalau parkir di rumah warga jalannya agak jauh.
Setelah kalian sampai di pos Pantai Clungup kalian diwajibkan membayar 6.000 rupih buat pelestarian Hutan Bakau. Hitung-hitung sambil melestarikan alam hehehe. Oh iya di sini kebersihannya dijaga benar-benar guys. Sampah yang dibawa harus dibuang di tempat pos kita bayar tadi. Jadi jaga kebersihan dan jangan buang sampah sembarangan ya guys!!! Selama perjalanan kaki menuju. Pantai Clungup kalian akan dimanjakan dengan pemandangan Hutan Bakau yang keren. Memang Pantai Clungup ini digunakan untuk tempat pelestarian Bakau.
Setelah kalian sampai pasti kalian akan takjub dengan pemandangan pantai yang dikelilingi bukit bukit karang serta birunya air laut yang tiada duanya. Pantai ini berpasir putih dan airnya jernih. Ada juga tempat buat kita camping di pinggir pantai cocok banget buat yang suka camping.
Oh iya sekedar informasi kalau kalian ingin ke pantai 3 warna juga jalannya lewat sini. Kalian nanti akan dipandu guide di pos pertama kita bayar tadi. Saat itu aku gak sempat ke pantai 3 warna karena rencana pertama kita camping di Watu Leter. Informasi tentang Watu Leter simak blog saya selanjutnya ya guys. Selamat berlibur di Pantai Clungup, ingat jaga benar-benar kebersihan bawalah sampah kembali ke tempat yang disediakan terima kasih :)
Bagi kalian yang ingin diantar ke Pantai Malang Selatan bisa hubungi saya di nomor 08813133686 atau ke email diwanggaandy15@gmail.com. 






Monday, June 8, 2015

Pulau Merah dan Teluk Hijau Banyuwangi 8-10 April 2015

Hai kawan-kawan pecinta ombak dan pantai, kali ini aku akan tulis sedikit cerita tentang perjalanan ke pantai Pulau Merah dan Teluk Hijau. Siapa sih yang gak tau indahnya pantai di Banyuwangi, tidak asing lagi nama-nama pantai itu adalah PulauMerah dan Teluk Hijau. Pertama yang aku ceritakan adalah Pulau Merah. Pulau Merah dikenal karena sebuah bukit hijau kecil bertanah merah yang terletak di dekat bibir pantai. Pantai ini terletak di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Menurutku akses jalan di sini terbilang bagus sih, banyak panduan jalan menuju pantai ini. Banyak juga penginapan ataupun guest house di sana. Warung dan toko juga sudah banyak. Pantai ini sudah sebagai obyek wisata sejak tahun 2012 jadi akses dan fasilitas sudah bagus. Ini nih penampakan pantai beserta pulaunya


Kawan-kawan jika ingin mengunjungi pantai ini rekomendasinya ketika sunrise, katanya sih. Aku saat itu malam nyampainya terus cari penginapan baru paginya explore deh. Oh iya penginapan di sini harganya fantastis loh kawan. Tapi asal kita pintar-pintar menawar bisa dapet murah kok hehe. Pasaran harga guest house per hari sekitar 500-1jt, tapi kalo pintar nawar dapetnya jadi 250-300 hehe. Akses ke penginapan ke pantai dekat banget cukup jalan kaki. Tiket masuknya juga murah meriah hanya 3000 saja.
Setelah puas main di Pulau Merah, aku lanjut ke Teluk Hijau. Perjalanan dari Pulau Merah ke Teluk Hijau memakan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan. Akses jalannya rusak parah, jadi selama 2 jam itu kita melewati jalan bebatuan. Maklum lah belum terjamah haha. Maaf kawan aku gak bisa jelasin jalannya dikarenakan lupa hehe. Kalo menurut wikipedia sih ini jalurnya Dari Kota Banyuwangi menuju ke arah selatan melewati Kabat, Rogojampi, Srono, Cluring, hingga tiba di simpang empat Desa Jajag, kemudian belok kiri. Kemudian pengendara tiba di sebuah simpang empat. Pengendara dapat mengambil arah serong kiri melewati Desa Sambirejo dan Desa Seneporejo kemudian tembus di Pasar Kesilir. Atau mengambil arah lurus (melewati Desa Gambiran, Jembatan Gambiran-Bangorejo, lalu belok kiri arah Pedotan melewati Tugu Tani Gunungsari dan Monumen P. Kusno, kemudian tiba di simpang empat dan belok kanan hingga tiba di persimpangan Pedotan. Setelah itu pengendara bisa memilih mengambil arah kiri melewati Buk Putih hingga tiba di simpang empat Siliragung, atau mengambil arah terus melewati Desa Sukorejo dan Desa Kesilir dan tiba juga di simpang empat Siliragung. Dari simpang Siliragung pengendara dapat mengambil arah serong kiri meewati Kantor Camat Siliragung, Polsek Siliragung, lalu tiba di simpang empat dan belok kanan melewati Jembatan Kalibaru dan tiba di simpang empat Pasar Sanggar, atau mengambil arah lurus melewati Jembatan Siliragung-Sumbermulyo dan Jalan Ahmad Kusnan dan tiba di simpang empat Pasar Sanggar. Jika pengendara dari simpang empat Siliragung mengambil arah lurus, tiba di Persimpangan Penyu dapat langsung belok kanan tanpa melewati Pasar Sanggar, melewati jalur ini akan bertemu di satu titik (Kantor Desa Sumbermulyo) dengan pengendara dari arah Pasar Sanggar. Dari Kantor Desa Sumbermulyo belok kiri menuju Desa Sumberagung. Setelah itu pengendara tiba di Persimpangan Pancer, ambil arah lurus melewati jalur Gunung Gamping dan Perkebunan Sungailembu. Dari sini kondisi jalan masih baik hingga tiba di makam Sungailembu dimana sebelumnya pengendara belok kiri di Persimpangan Pabrik. Dari makam jalan lurus hingga tiba di Persimpangan Kandangan. Dari sana, pengendara dapat mengambil arah kiri melewati pemukiman warga di Desa Kandangan dan jembatan kayu Kandangan-Sarongan atau mengambil arah lurus melewati Afdeling Sumberbopong Sungailembu dan Perkebunan Sumberjambe. Kedua jalur ini akan mengarah ke Terminal/Pasar Sarongan. Dari Pasar pengendara menuju ke arah selatan melewati Gereja Pantekosta, Kantor Desa Sarongan, Dusun Besaran, Dusun Bayuran dan Dusun Rajegwesi dan tiba di pos pemeriksaan dan tiket. Dari pos pengendara dapat mengambil arah serong kiri (melewati Pantai Rajegwesi lalu belok kanan) atau mengambil arah lurus (melewati Perumahan Tsunami) hingga tiba di kawasan parkir kendaraan yang terletak di kawasan Teluk Damai. Dari sini perjalanan dilanjutkan dengan jalan kaki mendaki jalur sepanjang 1 km di bukit kecil di tiba di Pantai Batu. Dari Pantai Batu, Teluk Hijau hanya berjarak sekitar 300 meter. Total perjalanan adalah sekitar 91 km.
Rumit kan kawan hehe, mending pakai GPS aja deh kalo rekomendasiku.
Teluk Hijau ini pantai yang istimewa menurutku, pantai yang memiliki warna hijau dan pemandangan yang luar biasa. Tapi ombak di sini sangat besar, hati-hati kalo berenang di sini. Pantai ini juga masih dihuni berbagai jenis kera. Hati-hati juga barang bawaan kalian bisa-bisa dicuri sama kera hehe. Yang membuat aku salut di sini orang-orang sekitar respect banget terhadap kebersihan. Setiap minggu orang-orang sekitar gotong royong mengambil sampah serta membersihkan daerah sekitar pantai dari SAMPAH. Ingat kawan BUMI INI INDAH TANPA SAMPAH. Jangan pernah sekali-kali buang sampah sembarangan, buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan. Jagalah bumi kita dari sampah.
Ini nih penampakan pantainya kawan




Sekian dulu ya kawan tentang ceritaku di Pantai Banyuwangi, sekali lagi aku tegasin JANGAN SAMPAI KALIAN MENINGGALKAN SAMPAH, BE A SMART TRAVELLER. DO NOT LEAVE ANYTHING BUT FOOTPRINT, DO NOT TAKE  ANYTHING BUT PICTURE. 

Pantai Pulau Merah:









Pantai Teluk Hijau:


















Friday, January 2, 2015

Pantai Banyu Anjlok, Malang

Hai traveler, lama sekali ya saya gak update. Maaf traveler semua saya lagi banyak tugas maklum anak kuliahan semester akhir hehe. Kali ini saya akan cerita tentang perjalanan ke Banyu Anjlok. Sebenarnya sudah lama sih pengen nulis perjalanan ini berhubung banyak tugas jadi ya bisanya sekarang, dijamin deh pasti seru. Pantau terus ya cerita perjalananku kali ini.
Pantai Banyu Anjlok, pantai yang memiliki air terjun yang indah ditambah deburan ombak sungguh memanjakan hati. Pantai yang terletak di kawasan pantai Lenggoksono ini mempunyai keistimewaan sendiri di air terjunnya. Air terjun yang mempunyai air tawar segar membuat kita betah berenang berjam-jam di sana. 

Rute jalan ke Pantai ini membutuhkan waktu sekitar kurang lebih 2 jam dari kota Malang. Melewati Gadang, Dampit, dan desa desa lain maaf saya lupa nama desa yang lainnya hehe. Pokoknya kalau mau ke Pantai ini tinggal lurus aja ngikutin petunjuk jalan ke Sendang Biru, setelah ada pertiga'an kalau ke kanan Sendang Biru kalian lurus saja sampai ketemu petunjuk jalan ke arah Pantai Sipelot dan Pantai Licin. Ikuti saja petunjuk itu, kurang lebih sekitar 1 jam kalian akan menemukan persimpangan antara ke Pantai Sipelot dengan Pantai Lenggoksono ambil arah kanan ke arah Pantai Lenggoksono atau ke Desa Purwodadi. Lurus saja sampai ketemu pertiga'an menuju pantai Lenggoksono. Di sini kalau kalian mampir ke Pantai Lenggoksono terlebih dahulu akan dikenakan biaya 10.000 per orang tapi kalau kalian langsung ke Pantai Banyu Anjlok akan dikenakan biaya 5.000 per sepeda motor. Ingat Pantai Banyu Anjlok ini tidak dapat dilalui mobil. Kalau kalian ke Pantai Lenggoksono dulu, kalian harus jalan atau menyewa perahu untuk ke Pantai Banyu Anjloknya. Kalau menurutku sih mending langsung ke Pantai Banyu Anjloknya tapi ya jalannya ekstreme banget. 
Nih panduan jalan langsung ke Pantai Banyu Anjlok. Kalau kalian sudah masuk pertiga'an menuju Pantai Lenggoksono, kalian ambil arah kanan, jangan ambil kiri. Lurus sedikit sampai ada tulisan "SALON" berwarna hijau, masuk dan ikuti jalan itu kalian akan menemukan jalan seperti ini


Setelah lurus mentok, ambil kiri dan jalannya seperti ini


Sebelah kanan kalian ada sungai, lurus terus sampai kalian menemukan jembatan. Setelah melewati jembatan ambil kiri lurus melewati bukit yang pemandangannya indah. Pemandangan Pantai Lenggoksono yang luar biasa. Hati-hati melewati jalan ini, karena jalan setapak yang curam dan bersebelahan dengan jurang. 

Setelah itu lurus saja sampai kalian menemukan pertiga'an yang satu naik ke atas dan yang satu turun ke bawah. Ambil jalan yang turun ke bawah dan ikuti jalan tersebut. Sampailah kalian di Pantai Banyu Anjlok. Perjalanan yang ekstreme, butuh tenaga dan keahlian menyetir yang cukup untuk melalui perjalanan ini. Kalau kalian pengen perjalanan yang aman mending sewa perahu di Pantai Lenggoksono. Biayanya kurang lebih 360.000 + Snorkling. 
Setelah sampai di tempat parkir kalian harus jalan turun dumu untuk mencapai Pantai ini. Turunnya agak curam hati-hati licin tanahnya. Perjalanannya belum selesai loh kawan, kalian harus melewati sungai bebatuan besar dijamin seru deh tapi selalu waspada dan hati-hati ya. Kalau kalian ingin ngecamp di sini, kalian ngecampnya di atas bukit gak do bibir pantai jadi kurang seru hehe, tapi keren kok viewnya dari atas bukit. 
Kalau ingin renang di kolam air terjunnya juga saya sarankan hati-hati bagi kalian yang tidak mempunyai keahlian renang, bisa-bisa kalian tenggelam atau terseret jatuh ke air terjun. 
Selalu waspada karena di sana masih ada preman-preman nakal, mintalah bantuan ke orang tempat parkir di atas. Orang parkir di sana saya jamin baik sekali gak kayak orang di Pantai Lenggoksono. Terima kasih traveler yang sempat membaca perjalananku kali ini. Bagi kalian yang ingin diantar ke Pantai Malang Selatan dan Gili Labak Madura bisa hubungi saya di nomor 08813133686 atau ke email diwanggaandy15@gmail.com.

Oh iya hampir lupa "JANGAN MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN DI DAERAH INI, JANGAN MENGGUNAKAN SABUN ATAU SHAMPO DI KOLAM AIR TERJUN, SAYANG KALAU CIPTAAN TUHAN KITA KOTORI"